Desain struktur merupakan faktor yang sangat penting untuk kokoh dan kuatnya suatu bangunan. Karena struktur itu adalah inti dari bangunan itu sendiri. Salah satu bagian dari struktur adalah kolom atau masyarakat awam lebih mengenal dengan nama tiang. Kolom adalah struktur vertikal yang menerima beban dari balok dan menyalurkan ke sloof dan pondasi.

Semakin besar dimensi sebuah kolom maka bangunan akan semakin kuat, kokoh dan aman. Akan tetapi dengan semakin besarnya dimensi kolom maka luas ruangan rumah akan semakin berkurang. Akhir – akhir ini sering sekali didapati rumah menggunakan kolom pipih. Dimana kolom ini mempunyai dimensi yang sama dengan dinding bata. Sehingga dengan kolom pipih ini ruangan rumah dapat di manfaatkan secara maksimal.

Untuk kolom rumah dengan satu lantai memang biasanya menggunakan kolom berdimensi 15 cm x 15 cm sehingga otomatis rata dengan dindingnya. Akan tetapi untuk rumah dua lantai biasanya membutuhkan kolom yang lebih besar. Karena tentu beban rumah dua lantai lebih besar dibandingkan rumah satu lantai. Sehingga kolom pada rumah dua lantai dimensinya lebih besar dari 15 cm x 15 cm. Hal ini mengakibatkan adanya tonjolan kolom pada dinding rumah tinggal. Salah satu solusi yang dapat digunakan untuk rumah tinggal dua lantai yang tidak menginginkan adanya tonjolan pada dinding adalah dengan menggunakan kolom pipih.

Hal yang penting diperhatikan jika menggunakan kolom pipih adalah apakah kolom pipih tersebut kuat terhadap tekukan (buckling), lendutan (deflectioin), dan puntiran (intersia). Untuk mendapatkan kolom pipih yang kuat dan kokoh hal yang harus diperhatikan adalah luasan kolom, penggunaan besi tulangan kolom dan kualitas beton . Artinya bahwa jika secara hitungan kontruksi sebuah rumah membutuhkan kolom dengan dimensi 30 cm x 30 cm yang artinya bahwa luas kolom adalah 900 cm². Maka jika akan menggunakan kolom pipih pun harus mempunyai luasan 900 cm² juga. Artinya kolom pipih yang digunakan harus berukuran 15 xm x 60 cm. Dan tulangan besi beton yang digunakan harus lebih besar dari kolom biasa. Misalnya pada kasus kolom 30 cm x 30 cm tadi menggunakan besi diameter 12 mm, maka pada kolom pipih menggunakan besi diameter 13 mm ulir.

Jadi anda tidak perlu khawatir jika ingin menggunakan kolom pipih sebagai pilihan kolom untuk rumah tinggal anda. Yang perlu anda perhatikan adalah luasangan tulangan, dimensi tulang besi beton dan kualitas beton cornya.

Post Comment