Berbagai jenis penutup lantai yang ada di pasar saat ini, memungkinkan kita untuk membuat banyak desain. Setiap penutup lantai mempunyai karakteristik sendiri. Berkat inovasi industri material, saat ini kita bisa memanfaatkan banyak material yang bisa digunakan untuk penutup lantai. Material penutup lantai tersebut antara lain lain keramik, marmer,tegel, granit,dan kaca. Masing – masing material ini mempunyai kelebihan dan kekurangan. Namun hal yang penting diperhatikan adalah cara merawat masing –masing material tersebut. Perlakukan perawatan satu penutup lantai dengan yang lainnya cukup berbeda – beda.

  1. Keramik

Diantara material penutup lantai keramik mempunyai ragam corak dan ukuran yang paling banyak.

Cara merawat keramik adalah dengan menyapu dan mengepelnya secara teratur. Jika terdapat noda yang mengeras gunakanlah sikat dari nilon untuk membersihkannya. Namun hindari penggunaan sikat yang terlalu keras agar tidak meninggalkan goresan.

Untuk nat keramik yang kotor karena berjamur, bisa dihilangkan dengan cairan pembersih lantai.

  1. Mozaik

Mozaik biasanya dibentuk dari potongan keramik. Beragam warna keramik atau sisa keramik dipecah kemudian disusun kembali membentuk pola – pola yang menarik.

Cara perawatan mozaik identik dengan perawatan keramik. Yaitu dengan menyapu dan mengepel secara teratur.

  1. Marmer

Jika anda menyukai penampilan lantai yang elegan, marmer adalah material yang pas. Selain berkesan mewah, marmer juga memiliki motif yang berbeda tiap lembarnya.

Perawatan marmer harus dilakukan secara berhati – hati. Jangan menggunakan cairan pembersih lantai yang terlalu keras atau bersifat abrasive. Karena akan membuat warna marmer pudar dan tidak mengkilap.

  1. Terakota

Terakota terbuat dari tanah seperti halnya keramik. Hal unik dari terakota adalah warna yang menyerupai tanah. Perbedaan pembuatan terakota dibanding keramik adalah terakota dibakar pada temperatur rendah.

Permukaan terakota memiliki pori –pori, sehingga pemberian lapisan pelindung atau wax adalah hal yang wajib. Pemberian lapisan ini harus teratur kurang lebih setiap dua bulan.

  1. Granit

Salah satu keistimewaan granit adalah tampilan permukaan yang memiliki semburat seperti kristal. Granit memiliki permukaan yang berpori, sehingga sensitif terhadap noda.

Perawatan granit juga sederhana seperti keramik yaitu teratur disapu dan pel. Hindari penggunaan alat pembersih yang kasar karena akan menggores permukaan granit

 

Post Comment