Dinding adalah satu bagian arsitektural bagi sebuah rumah tinggal. Tentu seiring berjalannya waktu dinding pin mengalami kerusakan. Kerusakan yang sering terjadi pada dinding adalah retak rambut. Retak rambut adalah retakan pada dinding yang kecil berbentuk seperti rambut. Retak rambut ini tidak berbahaya bagi konstruksi bangunan. Namun tentu saja mengurangi nilai keindahan sebuah rumah tinggal.

Ada beberapa penyebab retak rambut diantaranya :

  1. Tidak dibasahinya bagian pekerjaan plesteran sebelum pengerjaan acian. Hal ini menyebabkan tidak menempel dengan baik pekerjaan acian tembok.
  2. Kondisi plesteran belum kering sempurna. Sehingga ketika dilakukan pekerjaan acian terjadi penahanan pada panas hidrasi semen. Hal ini menyebabkan air didalam akan mendesak keluar dari tembok, sehingga muncul retakan tembok.
  3. Terjadi penyusutan pada pekerjaan plesteran. Hal ini disebabkan karena campuran plesteran yang kurang memenuhi kaidah komposisi campuran yang disarankan. Karena terjadi penyusutan ini maka timbul keretakan pada tembok.
  4. Penggunaan cat dinding yang mempunyai nilai kerapatan dan elastisitas yang kecil. Hal ini menyebabkan cat tidak menempel sempurna pada acian.

Beberapa cara untuk mengatasi retak rambut pada dinding rumah antara lain :

  1. Kupas permukaan cat yang terkena retak rambut dengan sikat besi.
  2. Dinding cat yang sudah dikupas diamplas sampai bagian acian terlihat.
  3. Basahi acian agar lembab sekaligus memberishkan debu yang menempel pada dinding rumah.
  4. Tutup bagian retak menggunakan wall sealer atau penutup dinding. Bahan ini biasanya sudah tersedia di toko bangunan. Bahan alternatif lain yang bisa digunakan untuk menutup celah retak rambut adalah compoud. Compound adalaha bahan campuran antara semen putih dan lem kayu, atau bisa juga menggunakan bahan lain seperti nat untuk keramik.
  5. Tunggu beberapa hari sampai penutup retakan dinding tersebut kering. Setelah campuran penutup retakan kering sempurna bisa diberi plamir jika permukaan dinding belum rata,kemudian di amplas sampai rata.
  6. Beri cat dasar sebelum diberi cat utama pada bagian tembok yang retak.
  7. Cat kembali dinding tebok menggunakan warna yang sesuai dengan tembok sebelumnya. Agar tembok kembali seperti semula.

 

Post Comment