Beton adalah campuran antara pasir , kerikil dan semen yang ditambah dengan air. Beton cor merupakan konstruksi untuk menahan beban tekan. Sedangkan untuk menahan beban tarik maka cor beton di kombinasikan dengan besi beton. Keberadaan cor beton ini tidak bisa dihilangkan dalam sebuah konstruksi bangunan. Karena beton cor menerima dan menyalurkan beban yang diterima oleh struktur

Kekuatan beton cor ditentukan oleh kuat tekan beton. Kuat tekan beton adalah kemampuan beton cor untuk menerima beban. Kuat tekan beton memiliki satuan Mpa. Untuk mengetahui kuat tekan beton dilakukan tes uji beton di laboratorium. Kuat tekan beton yang digunakan untuk struktur rumah tinggal rata – rata adalah 20 Mpa dan 25 Mpa. Dengan mutu beton tersebut sudah cukup untuk menahan beban yang ada pada konstruksi rumah tinggal.

Cor beton adalah campuran adukan antara semen, pasir, dan kerikil yang ditambah dengan air. Semen berfungsi sebagai bahan pengikat antara pasir dan kerikil. Ada dua hal yang berkaitan dengan semen yang harus diperhatikan ketika membuat beton cor. Yaitu faktor air semen dan panas hidrasi semen. Faktor air semen adalah perbandingan antara air dengan semen. Semakin tinggi faktor air semen, maka semakin jelek kualitas beton cor. Namun ketika faktor air semen semakin rendah, beton cor akan sulit dialirkan sehingga mempersulit pengerjaan. Untuk itu faktor air semen yang ideal harus dicari. Untuk mutu kuat tekan beton 20 Mpa dan 25 Mpa faktor air semen idelal di kisaran 0,6 -0,7. Atau menggunakan sekitar 200 liter air untuk setiap adukan satu kubi cor beton.

Panas hidrasi beton adalah panas yang keluar dari beton akibat dari sifat semen itu sendiri. Panas hidrasi beton berakibat pada retaknya beton jika tidak di atasi. Salah satu cara mengurasi panas hidrasi beton adalah dengan menyiram beton secara rutin atau menyelubungi beton dengan karung goni basah selama beberapa hari.

Untuk menghasilkan kuat tekan beton 20 Mpa dibutuhkan semen sebanyak 360 kg. Dan untuk menghasilkan kuat tekan beton 25 Mpa dibutuhkan semen sebanyak 40 kg. Kebutuhan tersebut merupakan kebutuhan untuk 1 kubik beton cor. Sehingga ketika adukan yang dibuat kurang dari 1 kubik beton, maka perlu dibuat perbandingan agregat dengan tetap mengacu kepada jumlah yang telah ditentukan.

Post Comment