Cat dinding adalah salah satu bagian untuk mempercantik sebuah ruangan. Tentu akan sangat mengganggu sekali jika ada cat dinding yang mengelupas. Ada beberapa faktor penyebab cat dinding mengelupas diantaranya ; dinding yang lembab, jamur dan usia cat yang sudah cukup lama. Namun sebelum dinding di cat ulang, penyebab pengelupasan cat harus diselesaikan terlebih dahulu.

Untuk dinding yang lembab yang harus dicari terlebih dahulu adalah penyebabnya. Apakah karena ada talang yang bocor atau karena acian yang kurang rapat. Untuk talang yang bocor bisa diberi lapisan anti bocor di daerah talang. Dan untuk acian yang kurang rapat maka acian perlu dikupas dan di aci ulang. Untuk hasil yang lebih maksimal berilah lapisan anti bocor pada dinding yang lembab. Dan biarkan selama beberapa hari sampai lapisan kering dan barulah dinding dicat dengan cat baru.

Untuk dinding yang terkena jamur dan cat mengelupas, maka gosoklah dinding sampai tidak ada sisa cat dan jamur. Dan untuk dinding yang bekas jamur berilah cat lapisan anti bocor seperti pada dinding rembes. Setelah itu baru di beri cat dinding yang baru. Untuk hasil perekatan yang lebih maksimal sebelum diberi cat utama bisa diberi cat dasar terlebih dahulu.

Secara garis besar perbaikan untuk cat dinding yang mengelupas bisa di pisahkan jadi beberapa tahap, antara lain :

  1. Cari penyebab cat dinding mengelupas.

Cat dinding mengelupas biasanya karena tiga aspek yaitu lembab, jamur dan usia. Untuk penyebab karena lembab dan jamur diberi perlakuan lain terlebih dahulu. Perbaiki penyebab rembes dan jamur sebelum di cat ulang.

  1. Kupas cat lama

Kupas cat lama dengan cara menggosok menggunakan amplas. Kupas cat lama pada bagian yang mengelupas dan daerah sekitar cat yang mengelupas. Bersihkan dinding sampai tidak ada sisa cat mengelupas dan juga debu.

  1. Beri Lapisan Cat Dasar

Untuk mendapat perekatan yang baik lebih baik sebelum dicat dinding di beri lapisan cat dasar. Ada banyak pilihan cat dasar di pasaran. Untuk cat dasar ini tidak ada perbedaan yang signifikan antara satu merk dengan merk yang lain.

  1. Cat Utama

Pilihlah cat utama yang sesuai dengan kondisi dinding. Jika posisi dinding diluar maka pakailah cat dinding untuk luar atau eksterior. Jika dinding dalam maka pakailah cat dinding dalam atau interior. Cat dinding bisa dilakukan 2 sampai 3 lapis sesuai kebutuhan lapangan.

Post Comment