Begel adalah komponen struktur yang terbuat dari besi beton yang berfungsi sebagai penahan beban geser. Gaya geser merupakan gaya yang bekerja tegak lurus terhadap struktur. Sehingga beban geser harus diperhatikan dengan baik. Karena sering terjadi kegagalan struktur karena mengabaikan faktor beban geser ini.

Bagian struktur yang menerima beban geser adalah bagian struktur melintang dan vertikal. Sehingga balok atau pun kolom membutuhkan begel atau sengkang, untuk menahan beban geser. Meskipun terlihat sepele perencanaan tulangan begel atau sengkang harus memperhatikan kaidah yang sudah di tentukan. Tulangan begel harus dibuat kuat dan mampu menahan beban geser.

Jarak tulangan begel atau sengkang tidak boleh lebih dari 30 cm satu sama lain. Dan di beberapa bagian tertentu jarak begel lebih rapat yaitu sekitar 10 – 15 cm. Begel atau sengkang yang rapat biasa terletak di sepertiga panjang bentang sebuah struktur. Karena pada bagian tersebut momen puntir yang diterima struktur cukup besar.

Untuk ukuran besi beton yang digunakan begel atau sengkang disesuaikan dengan kebutuhan struktur. Akan tetapi ukuran besi beton yang digunakan untuk membuat begel atau sengkang tidak boleh kurang dari 6 mm. Dan hal penting lainnya yang harus diperhatikan ketika mebuat begel atau sengkang adalah panjang tulangan penyaluran. Panjang penyaluran ini berfungsi untuk pelekatan antara besi beton dengan cor beton. Sehingga dihasilkan komponen konstruksi yang komposit antara besi beton dengan beton cor. Panjang tulangan penyaluran untuk begel atau sengkang minimal adalah 5 cm.

Untuk panjang penyaluran begel atau sengkang bisa dibuat dengan sudut 90 derajat atau 135 derajat. Untuk struktur tahan gempa panjang penyaluran begel dibuat dengan sudut 135 derajat. Hal lain yang harus diperhatikan adalah bahwa dimensi begel atau sengkang juga harus memperhatikan tebal selimut beton. Misalnya kolom dengan dimensi 15 cm x 15 cm, dengan selimut beton 2,5 cm maka begel atau sengkang yang dibuat mempunyai dimensi 10 cm x 10 cm. Karena selimut beton berada di dua sisi begel atau sengkang.

Kesimpulannya ada tiga faktor yang harus di perhatikan ketika membuat sengkang. Yaitu panjang penyaluran begel, besarnya dimensi begel dan tebal selimut beton yang digunakan.

 

Post Comment